<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>.Rest.And.Peace's.Blog.</title>
	<atom:link href="http://restandpeace.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://restandpeace.wordpress.com</link>
	<description>mereka bilang tanyakanlah pada rumput yang bergoyang, padahal saya terjebak di tengah gurun pasir</description>
	<lastBuildDate>Tue, 21 Apr 2009 03:39:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='restandpeace.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>.Rest.And.Peace's.Blog.</title>
		<link>http://restandpeace.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://restandpeace.wordpress.com/osd.xml" title=".Rest.And.Peace&#039;s.Blog." />
	<atom:link rel='hub' href='http://restandpeace.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Selamat Hari Kartini</title>
		<link>http://restandpeace.wordpress.com/2009/04/21/selamat-hari-kartini/</link>
		<comments>http://restandpeace.wordpress.com/2009/04/21/selamat-hari-kartini/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Apr 2009 03:37:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>restandpeace</dc:creator>
				<category><![CDATA[opini]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>
		<category><![CDATA[21 april]]></category>
		<category><![CDATA[diskriminasi]]></category>
		<category><![CDATA[emansipasi]]></category>
		<category><![CDATA[guru]]></category>
		<category><![CDATA[kartini]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[RA kartini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://restandpeace.wordpress.com/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini bagi sebagian orang mungkin sama seperti hari-hari biasanya. Tapi ada juga yang memperingati sebagai hari khusus, terutama bagi perempuan Indonesia. Hmm,,, betapa beruntungnya jadi perempuan Indonesia masa kini. Setidaknya (seingat saya) ada 3 hari dalam setahun yang diperingati. Pertama hari Ibu, kedua hari Kartini, dan terakhir hari kelahiran masing-masing. Sebenarnya saya termasuk kelompok [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=restandpeace.wordpress.com&amp;blog=7316496&amp;post=26&amp;subd=restandpeace&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini bagi sebagian orang mungkin sama seperti hari-hari biasanya. Tapi ada juga yang memperingati sebagai hari khusus, terutama bagi perempuan Indonesia. Hmm,,, betapa beruntungnya jadi perempuan Indonesia masa kini. Setidaknya (seingat saya) ada 3 hari dalam setahun yang diperingati. Pertama hari Ibu, kedua hari Kartini, dan terakhir hari kelahiran masing-masing. Sebenarnya saya termasuk kelompok yang disebutkan di awal paragraf, tidak ada yang spesial di hari ini, setidaknya sampai detik ini. Apalagi saya bukan dari kalangan perempuan. Namun, ada baiknya saya ikut merenung sebentar dan membuat tulisan ini.<br />
<span id="more-26"></span><br />
Sosok <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kartini">RA Kartini</a> identik dengan semangat perjuangan kaum perempuan Indonesia pada zaman penjajahan dulu. Semangat yang memperjuangkan hak-hak kaum wanita, berjuang untuk bangkit dari tindakan diskriminasi dan ketertinggalan terutama di bidang pendidikan yang waktu itu terkukung dengan adat dan budaya. Pemikiran-pemikiran beliau yang tertulis itulah menjadi pintu gerbang bagi kebangkitan perempuan Indonesia. Menurut saya betapa kita sangat terjajah, bahkan ikut menjajah bagian dari masyarakat kita sendiri. Padahal jauh ribuan tahun sebelumnya, semenjak zaman jahiliyah diberantas, kedudukan laki-laki dan perempuan itu sama dan memiliki hak yang sama. Namun janganlah diartikan emansipasi yang diagung-agungkan sebagai suatu simbol kebebasan dalam berbagai hal untuk kaum perempuan.<br />
Cukup segitu saja renungan buat saya sendiri. Kepada jiwa-jiwa yang dipenuhi semangat perjuangan Ibu Kartini, baik yang sedang mengajar di sekolah (berikanlah didikanmu yang terbaik untuk calon-calon penerus bangsa), yang sedang menuntut ilmu atau sedang UAN (rajin-rajinlah belajar, mulailah berpikir nasib bangsa kedepan di tanganmu), yang sedang bekerja di rumah sakit (lihatlah betapa banyaknya rakyat yang tidak mampu berobat membutuhkan sentuhan ajaibmu), yang berada di pemerintahan (kepercayaan rakyat terhadapmu jangan disia-siakan), yang berada di tengah pasar (kerja kerasmu untuk menghidupkan keluarga sangatlah mulia), yang berada di rumah sedang mengasuh anak (kasih sayangmu yang tulus tidak tergantikan oleh apapun), dan kepada semua perempuan Indonesia lainnya dimanapun berada, terima kasih telah menjadi bagian hidup kami.</p>
<blockquote><p>pujangga bilang &#8220;aku ingin hidup seribu tahun lagi&#8221;, namun bagi saya &#8220;aku ingin hidup di seribu tahun lalu&#8221; -restandpeace&#8217;s mind</p></blockquote>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/restandpeace.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/restandpeace.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/restandpeace.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/restandpeace.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/restandpeace.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/restandpeace.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/restandpeace.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/restandpeace.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/restandpeace.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/restandpeace.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/restandpeace.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/restandpeace.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/restandpeace.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/restandpeace.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=restandpeace.wordpress.com&amp;blog=7316496&amp;post=26&amp;subd=restandpeace&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://restandpeace.wordpress.com/2009/04/21/selamat-hari-kartini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/999a5cf212d8362622e7b59acbd53a80?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">R.A.P</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Amerika diserang&#8230;</title>
		<link>http://restandpeace.wordpress.com/2009/04/16/amerika-diserang/</link>
		<comments>http://restandpeace.wordpress.com/2009/04/16/amerika-diserang/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Apr 2009 09:37:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>restandpeace</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita ringan]]></category>
		<category><![CDATA[kutu busuk]]></category>
		<category><![CDATA[amerika]]></category>
		<category><![CDATA[wabah kutu busuk]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://restandpeace.wordpress.com/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[Tadi pagi ada sebuah berita agak mengejutkan di TV One, kabar pagi, bahwa negara Mr. Obama saat ini diserang wabah kutu busuk. Hampir sebagian besar negara bagian terkena wabah ini. Bahkan dengan serius hal ini dibicarakan dalam sebuah seminar khusus di Virginia. Ini memang sebuah berita yang mengherankan, negara sebesar AS dan sudah memakai standar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=restandpeace.wordpress.com&amp;blog=7316496&amp;post=24&amp;subd=restandpeace&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tadi pagi ada sebuah berita agak mengejutkan di TV One, kabar pagi, bahwa negara Mr. Obama saat ini diserang wabah kutu busuk. Hampir sebagian besar negara bagian terkena wabah ini. Bahkan dengan serius hal ini dibicarakan dalam sebuah seminar khusus di Virginia. Ini memang sebuah berita yang mengherankan, negara sebesar AS dan sudah memakai standar hidup yang tinggi ternyata masih berurusan dengan binatang kecil ini. Yang saya tahu kutu busuk itu berhabitat di tempat-tempat yang kurang bersih, lembab, dan memang merepotkan jika terkena gigitannya, gatalnya minta ampun dan tidak berhenti menggaruk. Semakin digaruk semakin wuenak, tapi bisa berakibat infeksi dan berakibat lebih parah terhadap orang yang alergi. Hmm.. Amerika punya tekonologi persenjataan yang canggih. Apakah penumpasan terhadap kutu busuk ini berhasil? Kita tunggu saja..</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/restandpeace.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/restandpeace.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/restandpeace.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/restandpeace.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/restandpeace.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/restandpeace.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/restandpeace.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/restandpeace.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/restandpeace.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/restandpeace.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/restandpeace.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/restandpeace.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/restandpeace.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/restandpeace.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=restandpeace.wordpress.com&amp;blog=7316496&amp;post=24&amp;subd=restandpeace&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://restandpeace.wordpress.com/2009/04/16/amerika-diserang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/999a5cf212d8362622e7b59acbd53a80?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">R.A.P</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>belajar dari formasi terbang sekelompok burung</title>
		<link>http://restandpeace.wordpress.com/2009/04/14/belajar-dari-formasi-terbang-sekelompok-burung/</link>
		<comments>http://restandpeace.wordpress.com/2009/04/14/belajar-dari-formasi-terbang-sekelompok-burung/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 Apr 2009 07:40:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>restandpeace</dc:creator>
				<category><![CDATA[renungan]]></category>
		<category><![CDATA[belajar dari alam]]></category>
		<category><![CDATA[burung]]></category>
		<category><![CDATA[organisasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://restandpeace.wordpress.com/2009/04/14/belajar-dari-formasi-terbang-sekelompok-burung/</guid>
		<description><![CDATA[Banyak sebenarnya hal-hal yang terjadi di alam ini dapat kita ambil pelajaran. Tentu bagi orang-orang yang memikirkannya. Masih ingat dengan kisah tragis Habil dan Qabil? Qabil mendapatkan pelajaran bagaimana menguburkan mayat adiknya dari seeokor burung gagak. Para ilmuan seperti Newton dan Archimedes juga mendapatkan inspirasi dari kejadian alam di sekitarnya. Dan masih banyak lagi.. Kali [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=restandpeace.wordpress.com&amp;blog=7316496&amp;post=21&amp;subd=restandpeace&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Banyak sebenarnya hal-hal yang terjadi di alam ini dapat kita ambil pelajaran. Tentu bagi orang-orang yang memikirkannya. Masih ingat dengan kisah tragis Habil dan Qabil? Qabil mendapatkan pelajaran bagaimana menguburkan mayat adiknya dari seeokor burung gagak. Para ilmuan seperti Newton dan Archimedes juga mendapatkan inspirasi dari kejadian alam di sekitarnya. Dan masih banyak lagi..<br />
Kali ini saya memberikan artikel yang saya dapat dari forum kaskus juga, mengenai formasi terbang sekawanan burung. Menarik sekali membaca artikel ini yang menganalogikan dengan kehidupan berorganisasi atau berpolitik. Semoga kita termasuk orang-orang yang memikirkan dan mendapat pelajaran darinya..<br />
<span id="more-21"></span></p>
<p>Fakta Kenapa Burung Membentuk Formasi huruf &#8220;V&#8221;<br />
Kalau kita tinggal di negara 4 musim, maka saat musim gugur, akan terlihat rombongan angsa terbang ke arah selatan untuk menghindari musim dingin. Angsa-angsa tersebut terbang dengan formasi berbentuk huruf “V”. Kita akan melihat beberapa fakta ilmiah mengapa rombongan angsa terbang dengan formasi bentuk huruf “V”?</p>
<p><strong>Fakta (1) :</strong><br />
Kepakan sayap angsa di depan, memberi “daya dukung” bagi angsa dibelakangnya. Angsa di belakang tidak perlu susah-payah menembus ‘airwall’ di depannya. Hasilnya, seluruh kawanan angsa dapat menempuh jarakterbang 71 % lebih Jauh dari pada kalau setiap angsa harus terbangsendiri-sendiri.</p>
<p><strong>Pelajaran (1) :</strong><br />
Bila arah dan tujuan kita sama, dan kita mau saling berbagi dalam perserikatan, maka pencapaian tujuan kita akan menjadi lebih cepat dan lebih mudah. Mampukah kita untuk saling dorong dan saling dukung satu sama lain dalam pencapaian tujuan bersama ?. Sudah seharusnya !. Karena angsa saja bisa !</p>
<p><strong>Fakta (2) :</strong><br />
Kalau seekor angsa terbang keluar dari formasi rombongan, ia akan merasa berat dan sulit untuk terbang sendirian. Dengan cepat ia akan kembali ke dalam formasi untuk mengambil keuntungan dari daya dukung yang diberikan angsa di depannya.</p>
<p><strong>Pelajaran (2) :</strong><br />
Kalau kita memiliki cukup logika umum, kita akan tetap berada dalam perserikatan bersama partner lain dan pengelolanya. Kita membuka diri untuk menerima dan memberi bantuan dari dan kepada partner lainnya. Lebih sulit untuk melakukan sesuatu seorang diri daripada melakukannya bersama-sama dalam perserikatan yang akan menjadi milik kita bersama.</p>
<p><strong>Fakta (3) :</strong><br />
Ketika angsa pemimpin yang terbang di depan menjadi lelah, ia terbang memutar ke belakang formasi, dan angsa lain akan terbang menggantikan posisinya.</p>
<p><strong>Pelajaran (3) :</strong><br />
Adalah masuk akal untuk melakukan tugas-tugas yang sulit dan penuh tuntutan secara bergantian dan memimpin secara bersama. Kita yakin potensi semua partner. Tapi, manusia saling bergantung satu sama lain dalam pengetahuan, keterampilan, kemauan, kapasitas, karunia lain yangunik, serta talenta atau sumber daya lainnya.</p>
<p><strong>Fakta (4) :</strong><br />
Angsa-angsa yang terbang dalam formasi mengeluarkan suara riuh-rendah dari belakang memberi semangat kepada angsa yang terbang di depan sehingga kecepatan terbang dapat dijaga.</p>
<p><strong>Pelajaran (4) :</strong><br />
Kita harus memastikan bahwa ucapan kita akan memberi dukungan kekuatan, bukan melemahkan. Semua partner dalam perserikatan akan saling memperkuat, sehingga hasil yang dicapai akan menjadi lebih besar. Dukungan dalam satu kesatuan hati dilandasi nilai-nilai luhur adalah kualitas suara dan ucapan partner yang diharapkan bersama oleh semua partner dalam perserikatan .</p>
<p><strong>Fakta (5) :</strong><br />
Ketika seekor angsa menjadi sakit, terluka, atau ditembak jatuh, dua angsa lain akan ikut keluar dari formasi bersama angsa tersebut dan mengikutinya terbang turun untuk membantu dan melindungi. Mereka tinggal dengan angsa yang jatuh dan berusaha untuk mendorongnya agar dapat terbang lagi, tidak sampai mati. Setelah itu mereka akan terbang dengan kekuatan mereka sendiri atau dengan membentuk formasi lain untuk mengejar rombongan mereka.</p>
<p><strong>Pelajaran (5) :</strong><br />
Kalau saja kita berperasaan seperti seekor angsa, kita akan tinggal bersama partner yang berada dalam kesulitan, seperti ketika segalanya baik, dan berusaha untuk mendorongnya agar dapat bangkit kembali.</p>
<p>Sumber: <a href="http://dephyton.blogspot.com/2009/01/fakta-kenapa-burung-membentuk-formasi-v.html">dephyton</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/restandpeace.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/restandpeace.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/restandpeace.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/restandpeace.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/restandpeace.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/restandpeace.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/restandpeace.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/restandpeace.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/restandpeace.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/restandpeace.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/restandpeace.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/restandpeace.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/restandpeace.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/restandpeace.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=restandpeace.wordpress.com&amp;blog=7316496&amp;post=21&amp;subd=restandpeace&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://restandpeace.wordpress.com/2009/04/14/belajar-dari-formasi-terbang-sekelompok-burung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/999a5cf212d8362622e7b59acbd53a80?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">R.A.P</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>belajar dari tragedi minamata</title>
		<link>http://restandpeace.wordpress.com/2009/04/14/belajar-dari-tragedi-minamata/</link>
		<comments>http://restandpeace.wordpress.com/2009/04/14/belajar-dari-tragedi-minamata/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Apr 2009 18:42:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>restandpeace</dc:creator>
				<category><![CDATA[baru tahu]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>
		<category><![CDATA[jepang]]></category>
		<category><![CDATA[limbah]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[minamata]]></category>
		<category><![CDATA[sampah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://restandpeace.wordpress.com/?p=17</guid>
		<description><![CDATA[Ada fenomena menarik di Jepang, tepatnya di kota Minamata. Pernah dengar bukan? Nama kota ini identik dengan penyakit berbahaya yang pernah memakan korban lebih dari 2000 orang pada pertama kalinya di tahun 1956. Penyakit ini merusak sistem saraf pusat manusia akibat kandungan metil merkuri di dalam tubuh. Bagaimana zat ini bisa masuk ke dalam tubuh? [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=restandpeace.wordpress.com&amp;blog=7316496&amp;post=17&amp;subd=restandpeace&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada fenomena menarik di Jepang, tepatnya di kota Minamata. Pernah dengar bukan? Nama kota ini identik dengan <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Minamata_disease">penyakit berbahaya</a> yang pernah memakan korban lebih dari 2000 orang pada pertama kalinya di tahun 1956. Penyakit ini merusak sistem saraf pusat manusia akibat kandungan metil merkuri di dalam tubuh. Bagaimana zat ini bisa masuk ke dalam tubuh? Yup, kegemaran warga Jepang makan ikan lah yang mengakibatkan jatuhnya korban. Namun saat itu populasi ikan dan kerang yang ada di Teluk Minamata tercemar akibat limbah pabrik pupuk kimia yang diproduksi oleh Chisso Corporation. Diperkirakan sebanyak 27 ton metil merkuri yang di buang ke Teluk Minamata sejak 1932-1968. <span id="more-17"></span><br />
Peristiwa Minamata berpuluh tahun yang lalu merupakan pukulan telak bagi Jepang, khususnya kota Minamata. Bagi Chisso Corporation sendiri, dampak sosial tidak kalah dengan kompensasi uang yang harus mereka bayar. Diskriminasi bagi karyawan mereka muncul seperti saat melamar pekerjaan atau mencari pasangan hidup. Sehingga banyak dari mereka yang menyembunyikan identitas aslinya.<br />
Warga Jepang terkenal dengan disiplin dan kerja kerasnya. <a href="http://restandpeace.wordpress.com/2009/04/11/10-resep-sukses-bangsa-jepang/">Mereka bisa sukses karena kebiasaan positif ini</a>. Sekarang warga Minamata lebih intens menaggulangi masalah polusi ini untuk memulihkan citra mereka di mata dunia. Untuk skala nasional, pemerintah telah meluncurkan Proyek Pencegahan Polusi, diantaranya reklamasi pantai Teluk Minamata ayng sekarang menjadi Eco park.<br />
Sedangkan dari warga Minamata sendiri, mereka sangat peduli dengan penaggulangan sampah rumah tangga. Di rumah mereka sendiri diharuskan menyediakan 22 jenis tempat pemilahan sampah (domi) yang berbeda. Sampah yang dipilah diangkut ke pusat pengolahan sampah padat. Di sana, botol-botol dipisahkan berdasarkan waarnanya, kaleng minuman dipisahkan berdasarkan bahannya, dan tutup botolnya jg harus dipisah. Sedangkan jenis sampah berbahaya dan beracun, seperti lampu neon dan baterai dikirim ke tempat pengolahan khusus di Hokaido. Tambahan lagi, kebiasaan ini sudah diajarkan sejak kanak-kanak, seperti di SD.<br />
Nah, negara kita sendiri bagaimana kedepannya? Sudahkah bencana-bencana nasional yang pernah terjadi membuat kita sadar dan berusaha memperbaikinya? Entahlah.. mudah-mudahan saya, anda, dan kita semua bisa menjadikan negara kita lebih baik. Kapan? suatu saat nanti akan terjawab&#8230;</p>
<blockquote><p>&#8220;mereka bilang tanyakanlah pada rumput yang bergoyang, padahal saya terjebak di tengah gurun pasir&#8221; -restandpeace&#8217;s mind</p></blockquote>
<p>Sumber: kompas</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/restandpeace.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/restandpeace.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/restandpeace.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/restandpeace.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/restandpeace.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/restandpeace.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/restandpeace.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/restandpeace.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/restandpeace.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/restandpeace.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/restandpeace.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/restandpeace.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/restandpeace.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/restandpeace.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=restandpeace.wordpress.com&amp;blog=7316496&amp;post=17&amp;subd=restandpeace&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://restandpeace.wordpress.com/2009/04/14/belajar-dari-tragedi-minamata/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/999a5cf212d8362622e7b59acbd53a80?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">R.A.P</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>mengapa mahalnya biaya akses internet indonesia?</title>
		<link>http://restandpeace.wordpress.com/2009/04/12/mengapa-mahalnya-biaya-akses-internet-indonesia/</link>
		<comments>http://restandpeace.wordpress.com/2009/04/12/mengapa-mahalnya-biaya-akses-internet-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Apr 2009 15:05:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>restandpeace</dc:creator>
				<category><![CDATA[baru tahu]]></category>
		<category><![CDATA[opini]]></category>
		<category><![CDATA[bandwidth mahal]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://restandpeace.wordpress.com/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[Bukan hal yang baru lagi, tapi begitulah kondisi yang ada saat ini di negara kita, setidaknya sampai detik ini, biaya internet masih terasa mahal (bagi kebanyakan orang). Awalnya saya juga tidak tahu dan merasa ada yang aneh dengan hal ini. Bukankah kalau pengguna semakin banyak dan kompetitor ISP juga semakin beragam, biayanya semakin turun? entahlah.. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=restandpeace.wordpress.com&amp;blog=7316496&amp;post=15&amp;subd=restandpeace&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bukan hal yang baru lagi, tapi begitulah kondisi yang ada saat ini di negara kita, setidaknya sampai detik ini, biaya internet masih terasa mahal (bagi kebanyakan orang). Awalnya saya juga tidak tahu dan merasa ada yang aneh dengan hal ini. Bukankah kalau pengguna semakin banyak dan kompetitor ISP juga semakin beragam, biayanya semakin turun? entahlah..<br />
Nah, ternyata ada beberapa faktor yang menyebabkan hal ini (saya menyadari setelah membaca sebuah artikel di majalah IT). Kesimpulan saya setelah membaca artikel tersebut, perilaku penggunaan internet oleh user Indonesia sendirilah penyebabnya. Ini berkaitan dengan bandwidth yang dikonsumsi oleh pengguna kita yang  masih banyak mengkonsumsi bandwidth dari luar negeri. Sedangkan ISP sendiri merogoh kocek yang tidak sedikit untuk menyediakan bandwidth internasional ini agar bisa dipakai oleh pelanggannya. Apakah ini masuk akal, silahkan Anda baca sendiri artikel yang saya baca ini&#8230;<br />
<span id="more-15"></span></p>
<blockquote><p>Mengapa Internet di Indonesia Mahal?</p>
<p>Banyak hal yang membuat Internet di Indonesia lebih mahal dibanding Negara tentangga seperti Malaysia , Singapore bahkan Vietnam, Beberapa hal diantaranya adaLah:</p>
<p>A. Harus membell Bandwidth International dengan harga mahal</p>
<p>a. Pemerintah/Pemain besar tidak berani membeli Bandwidth (B/W) International dalam volume besar sehingga harga Internet menjadi mahal ketika di ecer ke end user. Itu teijadi 3-4 tahun yang lalu. Saat ml Pemain besar sepeiti Telkom, Indosat cukup focus ke bisnis Internet dan mulai membangun Backbone ke luar Negeri yang besar dan mengalirkan B/W International dengan hat-ga yang murah. ml t&amp;lhat dad harga internet yang trennya rnenurun walaupun belum semurah internet di Singapore yang hanya membayar S$.65 (Rp. 422,500 dengan kurs Rp. 6,500) untuk bisa mengakses up to 10 Mbps datri rumah. Mudah-mudah kedepan harga Internet dl Indonesia bisa Rp. 100,000 unlimited usage upto 2048.</p>
<p>B. Minimnya Konten</p>
<p>a. Masih banyak orang Indonesia yang menyimpan /hosting websitenya dl luar negeri dengan alasan lebih murah dan terjamln, sehingga walaupun calon pembaca/pengakses website tersebut mayorltas adalah orang yang ada di Indonesia. Kondisi ini mulai berubah karena tren hosting diluar negerl sudah menurun dan mereka sudah rnulai hosting dl local. Hal yang sama juga terjadi untuk Dedicated Server dan Collocation Server.</p>
<p>b. Tidak banyak Server International yang meletakan/Collocation servernya di Indonesia, alhasil kita harus mengakses konten tersebut ke luar negeri. Tempat favorit yang selalu dikunjungi adalah Google.com/co.id; Yahoo.com/co.ld/com.sg Microsoft.com; Youtube.com; Download.com dan banyak lagi.</p>
<p>c. Sltus Porno menipakan salah satu favoflt yang menyedot B/W International sejak lama. Berterima kaslhlah dengan Menteri M Nuh yang akhirnya menelorkan UU ITE dengan memberikan saksl keras pengakses dan penyebar gambar porno. Ini akan rnengurangl pemakaian B/W International lumayan banyak.</p>
<p>C. Email Gratisan luar Negeri</p>
<p>a. Kebanyakan user personal maupun perusahaan masih banyak menggunakan email gratis seperti yahoo, hotmall dan Gmail yang lokasl servernya juga tidak di Indonesia, mi berarti kita mengambil email dari Amerika, hongkong ataupun Singapore yang membuat pat-a ISP harus menyediakan B/W international Iebih besar.</p>
<p>b. Membuka email melalui webmail akan menggunakan B/W yang lebih dibanding dengan pop3 yang bisa diset di MS Outlook, Zimbra, Thunderbird. Dengan membuka webmail tentu selain membuka email kita juga dipaksa membuka file gambar, menu lain dan tentu nya juga pesan sponsor. Tren yang satu ini ternyata terus meningkat terutama oleh pengguna personal yang memang banyak mengakses Internet lewat warnet, café. Saran saya adalah Gunakan email gratis yang ada dl Indonesia seperti www.plasa.com, sewalah hosting di dalam negeri untuk perusahaan dengan nama www.perusahaanSaya.com dan create email namasaya@perusahaanSaya.com.</p>
<p>c. Instant Messenger yang ada saat ini berada diluar negeri. Ketika saya chatting dengan menggunakan YM ke teman sekerja di samping meja saya ternyata ketemu secara elektonik di Server Amerika. Wow.berapa juta orang Indonesia yang melakukan hal yang sama? Berapa B/W international yang dihabiskan? Andai saja ada pemain besar yang mau menglnvestasikan Instant Messenger mi dan juga dipakai gratis, makaa akan ter)adi penghematan B/W yang berarti.</p>
<p>d. Mailing list atau yang sering disebut milis saat ini menjadi kebutuhan orang yang ingin berkomunitas di internet Pilihan yang paling populer adalah Yahoogroups yang servernya juga di luar negen. 95% atau bahkan 100%? Semua komunitas menggunakan mills yahoo. 5 tahun yang lalu ada gerakan untuk memindahkan mills ke server local namun kelihatannya gagal. Kegagalan adalah jalan menuju kesuksesan, sebaiknya ada yang rnencoba lagi demi pengematan national.</p>
<p>Untuk saat ini perbandingan orang Indonesia mengakses ke InternatIonal dan local adalah 4:1 artinya 75% intemational dan 2S% local IIX (Indonesia Internet Exchange atau OpeniX). SambIl rneriunggu B/W Internet rnurah dan cepat mari klta hemat penggunaan B/W internet international agar para ISP bisa menjual lebih murah. Siapa tahu dengan gerakan dan edukasi bersama penggunaan 75% B/W international bisa menjadi 25% dan akhirnya Rp. 100,000 unlimited usage up to 2048 (GN)</p>
<p>Sumber: RuliIT magazine, April 2008 </p></blockquote>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/restandpeace.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/restandpeace.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/restandpeace.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/restandpeace.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/restandpeace.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/restandpeace.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/restandpeace.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/restandpeace.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/restandpeace.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/restandpeace.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/restandpeace.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/restandpeace.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/restandpeace.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/restandpeace.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=restandpeace.wordpress.com&amp;blog=7316496&amp;post=15&amp;subd=restandpeace&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://restandpeace.wordpress.com/2009/04/12/mengapa-mahalnya-biaya-akses-internet-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/999a5cf212d8362622e7b59acbd53a80?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">R.A.P</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>bandara Husein paling sulit</title>
		<link>http://restandpeace.wordpress.com/2009/04/12/bandara-husein-paling-sulit/</link>
		<comments>http://restandpeace.wordpress.com/2009/04/12/bandara-husein-paling-sulit/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Apr 2009 10:43:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>restandpeace</dc:creator>
				<category><![CDATA[baru tahu]]></category>
		<category><![CDATA[bandara]]></category>
		<category><![CDATA[kecelakaan]]></category>
		<category><![CDATA[penerbangan]]></category>
		<category><![CDATA[pesawat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://restandpeace.wordpress.com/2009/04/12/bandara-husein-paling-sulit/</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari yang lalu kita mendengar berita terjatuhnya pesawat TNI AU (Fokker-27) saat latihan di bandara Husein Sastranegara, Bandung. Sebuah berita duka buat kita semua, apalagi pasukan tersebut adalah satuan pasukan khusus TNI AU. Sepertinya belakangan ini sering terjadi kecelakaan pesawat di negeri ini, entahlah berbagai macam penyebabnya. Untuk peristiwa yang terjadi di bandara Husein, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=restandpeace.wordpress.com&amp;blog=7316496&amp;post=13&amp;subd=restandpeace&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa hari yang lalu kita mendengar berita terjatuhnya pesawat TNI AU (Fokker-27) saat latihan di bandara Husein Sastranegara, Bandung. Sebuah berita duka buat kita semua, apalagi pasukan tersebut adalah satuan pasukan khusus TNI AU.<br />
Sepertinya belakangan ini sering terjadi kecelakaan pesawat di negeri ini, entahlah berbagai macam penyebabnya. Untuk peristiwa yang terjadi di bandara Husein, faktor cuaca juga ikut andil. Selain itu ternyata, ini yang baru saya tahu, bahwa bandara Husein merupakan bandara dengan tingkat kesulitan paling tinggi. Kompas memberitakan bahwa ada 4 tingkatan bandara di Indonesia, dan Husein berada di grade IV alias yang paling sulit. Kita bisa membenarkan karena struktur geografis daerah Bandung yang dikelilingi pegunungan. Tidak mengherankan jika penerbangan dari dan menuju Bandung tidaklah banyak. Hmm,, tapi saya tidak tahu kalau di luar negeri adakah bandara yang posisinya sama seperti Husein atau bahkan lebih sulit lagi.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/restandpeace.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/restandpeace.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/restandpeace.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/restandpeace.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/restandpeace.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/restandpeace.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/restandpeace.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/restandpeace.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/restandpeace.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/restandpeace.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/restandpeace.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/restandpeace.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/restandpeace.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/restandpeace.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=restandpeace.wordpress.com&amp;blog=7316496&amp;post=13&amp;subd=restandpeace&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://restandpeace.wordpress.com/2009/04/12/bandara-husein-paling-sulit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/999a5cf212d8362622e7b59acbd53a80?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">R.A.P</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>10 resep sukses bangsa jepang</title>
		<link>http://restandpeace.wordpress.com/2009/04/11/10-resep-sukses-bangsa-jepang/</link>
		<comments>http://restandpeace.wordpress.com/2009/04/11/10-resep-sukses-bangsa-jepang/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 Apr 2009 09:45:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>restandpeace</dc:creator>
				<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://restandpeace.wordpress.com/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[Artikel ini bukan saya yang menulis, saya hanya merapikan sedikit. Artikel ini saya temukan di sebuah postingan forum kaskus. Saya tidak tahu sumber aslinya dari mana, dan mohon maaf kepada original writer, mudah-mudahan ilmu Anda akan bertambah banyak dan semoga bagi para pembaca dapat dijadikan pembelajaran dan perubahan yang positif. 1. KERJA KERAS Sudah menjadi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=restandpeace.wordpress.com&amp;blog=7316496&amp;post=8&amp;subd=restandpeace&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<blockquote><p>Artikel ini bukan saya yang menulis, saya hanya merapikan sedikit. Artikel ini saya temukan di sebuah postingan forum kaskus. Saya tidak tahu sumber aslinya dari mana, dan mohon maaf kepada original writer, mudah-mudahan ilmu Anda akan bertambah banyak dan semoga bagi para pembaca dapat dijadikan pembelajaran dan perubahan yang positif.</p></blockquote>
<p><span style="font-weight:bold;">1. KERJA KERAS</span><br />
Sudah menjadi rahasia umum bahwa bangsa Jepang adalah pekerja keras. Rata-rata jam kerja pegawai di Jepang adalah 2450 jam/tahun, sangat tinggi dibandingkan dengan Amerika (1957 jam/tahun), Inggris (1911 jam/tahun), Jerman (1870 jam/tahun), dan Perancis (1680 jam/tahun). Seorang pegawai di Jepang bisa menghasilkan sebuah mobil dalam 9 hari, sedangkan pegawai di negara lain memerlukan 47 hari untuk membuat mobil yang bernilai sama. Seorang pekerja Jepang boleh dikatakan bisa melakukan pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh 5-6 orang. Pulang cepatadalah sesuatu yang boleh dikatakan &#8220;agak memalukan&#8221; di Jepang, dan menandakan bahwa pegawai tersebut termasuk &#8220;yang tidak dibutuhkan&#8221; oleh perusahaan. <span id="more-8"></span></p>
<p><span style="font-weight:bold;">2. MALU</span><br />
Malu adalah budaya leluhur dan turun temurun bangsa Jepang. Harakiri (bunuh diri dengan menusukkan pisau ke perut) menjadi ritual sejak era samurai, yaitu ketika mereka kalah dan pertempuran. Masuk ke dunia modern, wacananya sedikit berubah ke fenomena &#8220;mengundurkan diri&#8221; bagi para pejabat (menteri, politikus, dsb) yang terlibat masalah korupsi atau merasa gagal menjalankan tugasnya. Efek negatifnya mungkin adalah anak-anak SD, SMP yang kadang bunuh diri, karena nilainya jelekatau tidak naik kelas. Karena malu jugalah, orang Jepang lebih senang  memilih jalan memutar daripada mengganggu pengemudi di belakangnya dengan memotong jalur ditengah jalan. Mereka malu terhadap lingkungannya apabila mereka melanggar peraturan ataupun norma yang sudah menjadi kesepakatan umum.</p>
<p><span style="font-weight:bold;">3. HIDUP HEMAT</span><br />
<code></code>Orang Jepang memiliki semangat hidup hemat dalam keseharian. Sikap antikonsumerisme berlebihan ini nampak dalam berbagai bidang kehidupan. Di masa awal mulai kehidupan di Jepang, saya sempat terheran-heran dengan banyaknya orang Jepang ramai belanja di supermarket pada sekitar jam 19:30. Selidik punya selidik, ternyata sudah menjadi hal yang biasa bahwa supermarket di Jepang akan memotong harga sampai separuhnya pada waktu sekitar setengah jam sebelum tutup. Seperti diketahui bahwa Supermarket di Jepang rata-rata tutup pada pukul 20:00.</p>
<p><span style="font-weight:bold;">4. LOYALITAS</span><br />
Loyalitas membuat sistem karir di sebuah perusahaan berjalan dan tertatadengan rapi. Sedikit berbeda dengan sistem di Amerika dan Eropa, sangat jarang orang Jepang yang berpindah-pindah pekerjaan. Mereka biasanya bertahan di satu atau dua perusahaan sampai pensiun. Ini mungkin implikasi dari Industri di Jepang yang kebanyakan hanya mau menerima fresh graduate, yang kemudian mereka latih dan didik sendiri sesuai dengan bidang garapan (corebusiness) perusahaan.</p>
<p><span style="font-weight:bold;">5. INOVASI</span><br />
<code>&lt;spoiler&gt;</code>Jepang bukan bangsa penemu, tapi orang Jepang mempunyai kelebihan dalam meracik temuan orang dan kemudian memasarkannya dalam bentuk yang diminati oleh masyarakat. Menarik membaca kisah Akio Morita yang mengembangkan Sony Walkman yang melegenda itu. Cassete Tape tidak ditemukan oleh Sony,patennya dimiliki oleh perusahaan Phillip Electronics. Tapi yang berhasil mengembangkan dan membundling model portable sebagai sebuah produk yang booming selama puluhan tahun adalah Akio Morita, founder dan CEO Sony pada masa itu. Sampai tahun 1995, tercatatlebih dari 300 model walkman lahir dan jumlah total produksi mencapai 150 juta produk. Teknik perakitan kendaraan rodaempat juga bukan diciptakan orang Jepang, patennya dimiliki orang Amerika.Tapi ternyata Jepang dengan inovasinya bisa mengembangkan industri perakitan kendaraan yang lebih cepat dan murah.</p>
<p><span style="font-weight:bold;">6. PANTANG MENYERAH</span><br />
Sejarah membuktikan bahwa Jepang termasuk bangsa yang tahan banting danpantang menyerah. Puluhan tahun dibawah kekaisaran Tokugawa yang menutup semua akses ke luar negeri, Jepang sangat tertinggal dalam teknologi. Ketika restorasi Meiji (meiji ishin) datang,bangsa Jepang cepat beradaptasi dan menjadi fast-learner. Kemiskinan sumber daya alam juga tidak membuat Jepang menyerah. Tidak hanya menjadi pengimpor minyak bumi, batubara, biji besidan kayu, bahkan 85% sumber energi Jepang berasal dari negara lain termasuk Indonesia.</p>
<p>Kabarnya kalau Indonesia menghentikan pasokan minyak bumi, maka 30% wilayah Jepang akan gelap gulita. Rentetan bencanaterjadi di tahun 1945, dimulai dari bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, disusul dengan kalah perangnya Jepang, dan ditambahi dengan adanya gempa bumi besar di Tokyo. Ternyata Jepang tidak habis. Dalam beberapa tahun berikutnya Jepang sudah berhasil membangun industri otomotif dan bahkan juga kereta cepat (shinkansen). Mungkin cukup menakjubkan bagaimana Matsushita Konosuke yang usahanya hancur dan hampir tersingkir dari bisnis peralatan elektronik di tahun 1945 masih mampu merangkak, mulai dari nol untuk membangun industri sehingga menjadikerajaan bisnis di era kekinian. Akio Morita juga awalnya menjadi tertawaan orang ketika menawarkan produk CasseteTapenya yang mungil ke berbagai negara lain. Tapi akhirnya melegenda dengan Sony Walkman-nya. Yang juga cukup unik bahwa ilmu dan teori dimana orang harus belajar dari kegagalan ini mulai diformulasikan di Jepang dengan nama shippaigaku (ilmu kegagalan).</p>
<p><span style="font-weight:bold;">7. BUDAYA BACA</span><br />
Jangan kaget kalau anda datang ke Jepang dan masuk ke densha (kereta listrik), sebagian besar penumpangnya baik anak-anak maupun dewasa sedang membaca buku atau koran.Tidak peduli duduk atau berdiri, banyak yang memanfaatkan waktu di densha untuk membaca. Banyak penerbit yang mulai membuat man-ga (komik bergambar) untuk materi-materi kurikulum sekolah baik SD, SMP maupun SMA. Pelajaran Sejarah, Biologi, Bahasa, dsb disajikan dengan menarik yang membuat minat baca masyarakat semakin tinggi. Saya pernah membahas masalah komik pendidikan di blog ini. Budaya baca orang Jepang juga didukung oleh kecepatan dalam proses penerjemahan buku-buku asing (bahasa inggris, perancis, jerman, dsb). Konon kabarnya legenda penerjemahan buku-buku asing sudah dimulai pada tahun 1684, seiring dibangunnya institut penerjemahan dan terus berkembang sampai jaman modern. Biasanya terjemahan buku bahasa Jepang sudah tersedia dalam beberapa minggu sejak buku asingnya diterbitkan.</p>
<p><span style="font-weight:bold;">8. KERJASAMA KELOMPOK</span><br />
Budaya di Jepang tidak terlalu mengakomodasi kerja-kerja yang terlalu bersifat individualistik.Termasuk klaim hasil pekerjaan, biasanya ditujukan untuk tim atau kelompok tersebut. Fenomena ini tidak hanya di dunia kerja, kondisi kampus dengan lab penelitiannya juga seperti itu, mengerjakan tugas mata kuliah biasanya juga dalam bentuk kelompok. Kerja dalam kelompok mungkin salah satu kekuatan terbesar orang Jepang. Ada anekdot bahwa &#8220;1 orang professor Jepang akan kalah dengan satu orang professor Amerika, hanya 10 orang professor Amerika tidak akan bisa mengalahkan 10 orangprofessor Jepang yang berkelompok&#8221; . Musyawarah mufakat atau sering disebut dengan &#8220;rin-gi&#8221; adalah ritual dalam kelompok. Keputusan strategis harus dibicarakan dalam &#8220;rin-gi&#8221;.</p>
<p><span style="font-weight:bold;">9. MANDIRI</span><br />
Sejak usia dini anak-anak dilatih untuk mandiri. Irsyad, anak saya yang paling gede sempat merasakan masuk TK (Yochien) di Jepang. Dia harus membawa 3 tas besar berisi pakaian ganti, bento (bungkusan makan siang), sepatu ganti, buku-buku, handuk dan sebotol besarminuman yang menggantung di lehernya. Di Yochien setiap anak dilatih untuk membawa perlengkapan sendiri, dan bertanggung jawab terhadap barang miliknya sendiri. Lepas SMA dan masukbangku kuliah hampirsebagian besar tidak meminta biaya kepada orang tua. Teman-temen seangkatan saya dulu di Saitama University mengandalkan kerja part time untuk biaya sekolah dan kehidupan sehari-hari. Kalaupun kehabisan uang, mereka &#8220;meminjam&#8221; uang ke orang tua yang itu nanti mereka kembalikan di bulan berikutnya.</p>
<p><span style="font-weight:bold;">10. JAGA TRADISI</span><br />
Perkembangan teknologi dan ekonomi, tidak membuat bangsa Jepang kehilangan tradisi dan budayanya. Budaya perempuan yang sudah menikah untuk tidak bekerja masih ada dan hidup sampai saat ini. Budaya minta maaf masih menjadi reflek orang Jepang. Kalau suatu hari anda naik sepeda di Jepang dan menabrak pejalan kaki , maka jangan kaget kalau yang kita tabrak malah yang minta maaf duluan. Sampai saat ini orang Jepang relatif menghindari berkata &#8220;tidak&#8221; untuk apabila mendapat tawaran dari orang lain. Jadi kita harus hati-hati dalam pergaulan dengan orang Jepang karena &#8220;hai&#8221; belum tentu &#8220;ya&#8221; bagi orang Jepang.<br />
Persaingan keras karena masuknya beras Thailand dan Amerika yang murah,tidak menyurutkan langkah pemerintah Jepang untuk melindungi para petaninya. Kabarnya tanah yang dijadikan lahan pertanian mendapatkan pengurangan pajak yang signifikan, termasuk beberapa insentif lain untuk orang-orang yang masih bertahan di dunia pertanian. Pertanian Jepang merupakan salahsatu yang tertinggi di dunia. Mungkin seperti itu 10 resep sukses yang bisa saya rangkumkan. Bangsa Indonesia punya hampir semua resep orang Jepang diatas, hanya mungkin kita belum mengasahnya dengan baik. Di Jepang mahasiswa Indonesia termasuk yang unggul dan bahkan mengalahkan mahasiswa Jepang. Orang Indonesia juga memenangkan berbagai award berlevel internasional. Saya yakin ada faktor &#8220;non-teknis&#8221; yang membuat Indonesia agak terpuruk dalam teknologi dan ekonomi. Mari kita bersama mencari solusi untuk berbagai permasalahan republik ini. Dan terakhir kita harus tetap mau belajar dan menerima kebaikan dari siapapun juga.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/restandpeace.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/restandpeace.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/restandpeace.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/restandpeace.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/restandpeace.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/restandpeace.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/restandpeace.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/restandpeace.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/restandpeace.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/restandpeace.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/restandpeace.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/restandpeace.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/restandpeace.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/restandpeace.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=restandpeace.wordpress.com&amp;blog=7316496&amp;post=8&amp;subd=restandpeace&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://restandpeace.wordpress.com/2009/04/11/10-resep-sukses-bangsa-jepang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/999a5cf212d8362622e7b59acbd53a80?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">R.A.P</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Masih baca koran?</title>
		<link>http://restandpeace.wordpress.com/2009/04/11/masih-baca-koran/</link>
		<comments>http://restandpeace.wordpress.com/2009/04/11/masih-baca-koran/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 Apr 2009 08:26:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>restandpeace</dc:creator>
				<category><![CDATA[opini]]></category>
		<category><![CDATA[koran]]></category>
		<category><![CDATA[media cetak]]></category>
		<category><![CDATA[surat kabar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://restandpeace.wordpress.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[Pernah baca koran atau surat kabar? Atau sedang berlangganan? Hmm,, kira-kira jumlah halaman koran ada 8-40 lebih. Tergantung cakupan wilayah koran tersebut sih. Biasanya koran lokal lebih tipis halamannya dibandingkan dengan koran nasional. Kadang kita tidak membaca semua isi berita koran tersebut, hanya yang menarik atau bagian headline-nya saja. Dan tidak semua orang suka baca [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=restandpeace.wordpress.com&amp;blog=7316496&amp;post=4&amp;subd=restandpeace&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pernah baca koran atau surat kabar? Atau sedang berlangganan? Hmm,, kira-kira jumlah halaman koran ada 8-40 lebih. Tergantung cakupan wilayah koran tersebut sih. Biasanya koran lokal lebih tipis halamannya dibandingkan dengan koran nasional. Kadang kita tidak membaca semua isi berita koran tersebut, hanya yang menarik atau bagian headline-nya saja. Dan tidak semua orang suka baca koran, atau lebih tepatnya beli, benar ga sih?</p>
<p>Yah, media penyampaian berita sangat beragam saat ini. Apalagi pertumbuhan akses internet di negara kita semakin pesat.  Setiap jam kita bisa mengakses berita terbaru dan lebih praktis. Cukup beralasan kalau media cetak seperti koran mulai ditinggalkan. Namun, keunggulan apa yang bisa dirasakan dari koran dibandingkan media lainya? Sebenarnya saya tidak tahu pasti jawabannya, yang jelas tidak semua kita juga yang nyaman dengan baca berita di layar komputer.</p>
<p>Saya sendiri termasuk tipe orang yang tidak sering baca koran apalagi membelinya. Kalau dikasih gratis sih, monggo. Bagian favorit saya adalah berita olahraga dan berita ringan lainnya. Selain itu, saya hanya membaca artikel-artikel menarik yang selama ini belum saya ketahui. Tentu judul yang menarik membuat pembaca semakin penasaran mengetahui isinya.  Nah biar tidak lupa, maklum sudah semakin tua, saya mencoba memposting sesuatu yang baru saya ketahui dari membaca koran tersebut.  Mungkin tidak dipostingan ini, di kesempatan lain saja.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/restandpeace.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/restandpeace.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/restandpeace.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/restandpeace.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/restandpeace.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/restandpeace.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/restandpeace.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/restandpeace.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/restandpeace.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/restandpeace.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/restandpeace.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/restandpeace.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/restandpeace.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/restandpeace.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=restandpeace.wordpress.com&amp;blog=7316496&amp;post=4&amp;subd=restandpeace&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://restandpeace.wordpress.com/2009/04/11/masih-baca-koran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/999a5cf212d8362622e7b59acbd53a80?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">R.A.P</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://restandpeace.wordpress.com/2009/04/11/hello-world/</link>
		<comments>http://restandpeace.wordpress.com/2009/04/11/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 11 Apr 2009 06:41:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>restandpeace</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Pengen nulis, tapi ga tau apa yang musti ditulis&#8230; Akhirnya ngeblog lagi&#8230;<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=restandpeace.wordpress.com&amp;blog=7316496&amp;post=1&amp;subd=restandpeace&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pengen nulis, tapi ga tau apa yang musti ditulis&#8230;<br />
Akhirnya ngeblog lagi&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/restandpeace.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/restandpeace.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/restandpeace.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/restandpeace.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/restandpeace.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/restandpeace.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/restandpeace.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/restandpeace.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/restandpeace.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/restandpeace.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/restandpeace.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/restandpeace.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/restandpeace.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/restandpeace.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=restandpeace.wordpress.com&amp;blog=7316496&amp;post=1&amp;subd=restandpeace&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://restandpeace.wordpress.com/2009/04/11/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/999a5cf212d8362622e7b59acbd53a80?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">R.A.P</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
